You are here

Testimonial

Menurut Dr. Oz, ada lima jenis kulit wajah jika dilihat dari ciri-ciri serta kondisi eksternal yang terlihat secara kasat mata. Normal, kering, berminyak, kombinasi serta sensitif merupakan kelima jenis tersebut. Kulit berminyak adalah salah satu kondisi yang paling banyak dialami wanita Indonesia. Ada banyak penyebab produksi minyak berlebih dan salah satunya adalah makanan yang anda konsumsi setiap hari.



Apa pentingnya menghindari konsumsi makanan tersebut?



Makanan penyebab kulit berminyak seringkali terlupakan dan kurang diperhatikan. Banyak orang (termasuk anda) tidak menyangka efek buruk yang muncul setelah mengkonsumsi makanan tertentu mengakibatkan produksi minyak pada kulit (terutama wajah) menjadi tidak terkendali sehingga wajah mudah berjerawat, muncul komedo dan terlihat kusam.


 

jenis makanan yang menyebabkan wajah berminyak

Jenis makanan yang bisa menyebabkan wajah berminyak



Sejatinya minyak yang diproduksi oleh tubuh berguna untuk menjaga kondisi kulit tetap sehat dengan menjaga kelembaban kulit dan mencegah kulit menjadi kering.



Pada kulit berminyak, kelenjar sebaceous terlalu aktif memproduksi minyak sehingga menghasilkan lebih banyak minyak dari yang dibutuhkan. Efeknya, kulit wajah menjadi licin, kusam dan mudah berjerawat.



Orang dengan kulit berminyak rentan terhadap pori-pori membesar, terlihat tebal, kusam, licin dan mengkilat seperti lantai kamar mandi, serta mudah muncul komedo dan jerawat. 



Baca juga : Jenis kulit wajah berdasar ciri-cirinya



Diet, makanan tertentu, faktor keturunan, kelembaban udara, pil KB dan produk kosmetik merupakan pemicu seseorang memiliki jenis kulit berminyak. Perubahan hormonal selama masa remaja juga dapat menyebabkan kulit berminyak pada remaja. 





Ajaib! Memiliki kulit berminyak ternyata ada manfaat dan keuntungannya

Meskipun rentan terhadap masalah jerawat, seseorang dengan jenis kulit berminyak cenderung lebih awet mudah dibandingkan mereka yang berkulit kering.



Hal ini berkaitan dengan proses munculnya keriput yang diperlambat oleh minyak alami yang diproduksi kelenjar sebaceous.



Namun tetap saja jika produksinya berlebihan akan menyebabkan masalah kulit yang dapat mengganggu penampilan cantik anda. Oleh karena itulah, membatasi asupan makanan berikut ini adalah langkah cerdas untuk merawat kecantikan wajah dari dalam. 

 

Jenis Makanan Penyebab Kulit Berminyak Yang Harus Dibatasi

makanan cepat saji

Makanan cepat saji membuat produksi minyak berlebihan

  1. Karbohidrat olahan
    Karbohidrat olahan seperti gula, roti tawar, biskuit, beragam jenis kue serta makanan penutup (dessert) yang cepat dicerna dan diserap ke dalam aliran darah. 

    Setelah anda mengkonsumsi makanan jenis karbohidrat olahan, makan kadar insulin dalam tubuh akan melonjak. Lonjakan atau kenaikan ini akan meningkatkan tingkat androgen, yang merangsang produksi sebum yang berlebihan, sehingga berdampak pada kulit berminyak dan berjerawat. 

    Sebaiknya batasi konsumsinya karena tidak hanya berdampak pada kulit wajah, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan, salah satunya kenaikan berat badan.

  2. Makanan cepat saji
    Makanan cepat saji seperti pizza, kentang goreng, dan burger tinggi akan kandungan lemak dan sodium. Sebagian besar makanan cepat saji yang dijual mengandung lemak terhidrogenasi (Lemak trans) yang mempengaruhi sirkulasi darah sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat, jerawat di wajah lebih mudah muncul, dan kulit menjadi lebih berminyak.
  3. Produk olahan susu
    Makanan yang berasal dari olahan susu (Dairy Products) mengandung dua jenis protein yang dapat meningkatkan produksi minyak yaitu kasein dan whey protein. Sejatinya whey protein memiliki nilai gizi yang tinggi dan banyak dimanfaatkan untuk membangun massa otot. Bagi anda yang sering melakukan aktivitas nge-gym pastinya tidak asing dengan produk whey ini.

    Namun kaitannya dengan kesehatan kulit wajah, protein whey dapat memicu produksi sebum yang berlebihan. Sedangkan kasein meningkatkan level pertumbuhan hormon-1 (IGF-1) dan mengaktifkan reseptor androgen insulin yang mengakibatkan munculnya jerawat.

  4. Asam lemak omega-6
    Lemak omega-6 yang ditemukan dalam minyak sayur memicu inflamasi yang terkait dengan terbentuknya peradangan jerawat dan produksi sebum yang berlebihan. 

    Di sisi lain, lemak omega 3 yang ditemukan dalam kacang kenari, biji rami, ikan salmon, dan ikan tuna merupakan penawarnya karena dapat mengobati peradangan dan mencegah terbentuknya jerawat.

  5. Daging merah
    Jenis daging hewan yang berwarna merah meningkatkan hormon testosteron pada laki-laki yang memicu peningkatan produksi sebum, menyebabkan pori-pori tersumbat dan terbentuknya jerawat. Karena daging merah mengandung sejumlah besar lemak jenuh, konsumsi secara berlebih juga dapat menyebabkan peradangan.



 

Tips Merawat Kulit Wajah Agar Terhindar Dari Minyak Berlebih

  • Jangan malas mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan karena kaya serat sehingga sistem pencernaan berjalan dengan baik. Beberapa jenis buah dan sayuran memiliki zat gizi serta fitokimia tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

    Jenis buah dengan kandungan antioksidan tinggi yaitu tomat, stroberi, pepaya, buah naga, dan buah delima. 

    buah stroberi kaya antioksidan

    Stroberi salah satu buah yang kaya antioksidan

    Salah satu fungsi penting zat antioksidan adalah anti-inflamasi atau anti-peradangan.

  • Jika perlu, lakukan perawatan sederhana dengan masker air garam untuk mengatasi kulit berminyak secara alami.
  • Perbanyak minum air putih karena berguna untuk mengatur produksi minyak sehingga tidak berlebihan.
  • Perbanyak makanan yang kaya vitamin A seperti sayuran hijau, pepaya, wortel, mangga, ubi jalar dan telur. Gunanya untuk membantu menurunkan kelenjar sebaceous dalam memproduksi minyak.



Melakukan perawatan wajah bisa dimulai dari hal yang sederhana seperti memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Penggunaan produk kecantikan baik yang alami maupun modern tidak akan memberikan hasil maksimal jika pola makan yang anda jalankan sembarangan.

Sumber : http://www.akusehatku.com/2016/07/makanan-penyebab-kulit-berminyak.html

Tags : Jerawat, Kulit berminyak, Skincare, Tips Kecantikan.


Usia muda bukan menjadi jaminan kalau kamu terbebas dari flek hitam. Flek hitam bisa saja muncul seketika di wajahmu karena kebiasaan-kebiasaan yang sering kamu anggap sepele. Nah sebelum terlambat, ada baiknya kamu mencegah timbulnya flek hitam selagi kamu masih muda. Seperti pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Yuk, rawat kulitmu dari sekarang!

 

Cukupi Kebutuhan Nutrisi Kulitmu

 


Flek hitam bisa ditimbulkan akibat produksi melanin yang berlebihan pada kulit. Untuk membantu menghambat produksi melanin tersebut, kulitmu membutuhkan asupan vitamin yang cukup terutama vitamin C dan E. Vitamin C akan membantu mengurangi jumlah melanin yang diproduksi oleh tubuh sehingga akan mencegah timbulnya flek hitam pada wajahmu, sementara vitamin E bisa mencerahkan dan meratakan tone kulitmu sehingga tidak akan ada flek hitam yang terlihat. 

Untuk mendapatkan vitamin C dan E ini kamu bisa mulai mengonsumsi buah-buahan dan sayuran seperti jeruk, strawberry, tomat, alpukat, brocolli, dan bayam.

 

 

Lindungi Kulitmu dari Paparan Sinar Matahari

 


Ternyata selain membuat kulit menjadi gelap, sinar UV merupakan salah satu penyebab utama timbulnya flek hitam pada wajah lho. Paparan sinar matahari yang berlebihan pada kulitmu bisa memicu produksi melanin lebih banyak sehingga bisa menimbulkan flek hitam pada wajah. Karena itu, kamu perlu selalu menjaga kulitmu dari paparan sinar matahari. Kamu bisa menggunakan sunscreen atau sunblock dengan kandungan SPF yang tinggi untuk menjaga sinar matahari masuk ke dalam kulitmu. 

 

Tidur yang Cukup

 


Tidur yang cukup merupakan kunci dari kulit cantik. Ketika tidur, kulitmu akan melakukan rutinitasnya meregenerasi sel-sel dalam tubuh, termasuk sel kulit. Jika kamu tidak mendapatkan cukup tidur, maka waktu untuk tubuhmu meregenerasi sel kulit akan berkurang sehingga proses regenerasi selnya tidak akan sempurna. Hal ini bisa mempercepat tanda-tanda penuaan pada kulit muncul, termasuk flek hitam. So, make sure that you get enough sleep to have better skin. Let's be a real-life Sleeping Beauty!

 

 

Jangan Mengonsumsi Obat Sembarangan

 


Shocking fact, obat-obatan ternyata juga bisa menjadi pemicu timbulnya flek hitam pada wajah. Beberapa obat memiliki kandungan yang bisa menimbulkan reaksi pada dalam tubuh dan mempercepat produksi melanin pada kulit.

Biasanya, kandungan ini ditemukan pada obat suntik yang diklaim dapat memutihkan kulit dengan cepat. Selain obat pemutih kulit, obat-obatan yang tergolong dalam kategori Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), phenytoin, antimalarials, amiodarone, antipsychotic, cytotoxic drugs, dan tetracylines juga bisa memicu timbulnya flek hitam. Jadi, kamu harus berhati-hati ketika mengonsumsi obat-obatan ya!

 

Hindari Stres

 


Pernah mendengar lelucon tentang stres bisa membuat cepat tua? Ternyata lelucon itu tidak main-main lho! Ketika kamu stres, zat radikal bebas yang terperangkap pada tubuhmu akan berkembang dengan cepat. Jika kamu mengalami stres berkepanjangan, maka tidak radikal bebas ini akan semakin taking control dan pada akhirnya menimbulkan tanda-tanda penuaan seperti keriput, jerawat, dan obviously flek hitam. Jadi sebisa mungkin kamu harus menghindari stres ya, Beautynesian. Just take everything easy and don't overthink!

Sumber : http://beautynesia.id/9546

Tags : Skincare, Tips Kecantikan, Flek hitam, Jerawat, Kecantikan.

 


Efek Buruk Ketika Malas Pakai Sunscreen, Jerawat Hingga Kanker Kulit dok. Thinkstock
Rajin menggunakan pelembab, serum atau krim malam, tapi kenapa masih banyak orang yang melupakan menggunakan krim tabir surya atau sunscreen? Semahal apapun krim pelembab atau serum anti-aging Anda, namun ketika kulit tidak mendapat perlindungan matahari dari sunscreen, maka efek buruk pada kulit tetap akan terjadi. Mengapa sunscreen penting untuk digunakan? 

Sunscreen akan melindungi kulit dari efek jahat matahari karena sinar ultraviolet tersebut memiliki tiga kandungan, di antaranya UVA, UVB dan UVC. Menurut dr. Nanang Masrani, seorang konsultan kecantikan, sinar-sinar tersebut memiliki peran sebagai perusak jaringan kulit.

"Sinar UVA menyebabkan jerawat, psoriasis, kulit menggelap (tanning) dan beberapa kerusakan kulit lainnya," ujar dr. Nanang, beberapa waktu lalu di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta. 

Sinar UVA juga dapat merusak DNA yang memicu terjadinya kanker. Sedangkan UVB berpengaruh pada penuaan dini, seperti kerutan dan flek hitam. Dr. Nanang menjelaskan, sinar UVB dapat menembus lapisan kaca, sehingga sunscreen tetap perlu dipakai meski tidak keluar rumah. 

Kandungan lainnya adalah UVC yang sering disebut-sebut sebagai penyebab kanker kulit. Namun, dalam blog kesehatan Health Physics Society, UVC belum ditemukan dampak buruknya bagi kulit. Justru UVC mampu mengatasi kanker. 

Dalam penelitian di Tokai University School of Medicine di Jepang, terapi kanker bisa menggunakan ultra violet C (UVC). Dengan terapi sinar tersebut, kondisi sel kanker bisa melemah. 

Setelah mengetahui bahaya sinar matahari, kini Anda perlu memiliki sunscreen yang tepat bagi kulit. Kepada Wolipop, dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK memberikan pandungan dalam memilih sunscreen.

"Bila banyak melakukan aktivitas di bawah sinar matahari, gunakan sunscreen yang minimal memiliki SPF 30 dan berspektrum luas yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB. Begitupun jika anda gemar berolahraga outdoor atau renang, pilihlah tabir surya yang bersifat water resistance. Jika sehari- hari jarang terkena sinar matahari, misalnya hanya masuk mobil dan gedung kantor, bisa juga memakai SPF 15," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Selain mengandung SPF, cari sunblock yang memiliki label PA++. Label tersebut mampu melindung kulit dari sinar UVA yang dapat memicu kanker pada kulit. Agar manfaatnya maksimal, gunakan tabir surya 30 menit sebelum Anda keluar beraktivitas di bawah matahari. Dokter yang praktek di Bintaro Skin House itu menyarankan ulangi pemakaian tabir surya setiap 3 jam.

Tags : Skincare, Tips Kecantikan, Tips Skincare, Kecantikan.

 Masalah Kulit yang Timbul Karena Penggunaan Ponsel Terlalu Seringdok. Thinkstock
Dengan adanya smartphone, kini setiap orang dipermudah untuk berkomunikasi sekaligus bersosialisasi lewat situs-situs jejaring sosial yang bisa langsung diakses di ponsel. Namun terkadang kita tidak bisa berhenti menggunakan smartphone, bahkan bisa betah berlama-lama sampai seharian hanya untuk menelpon, chatting, berselancar dan mengupdate social media.

Meski memiliki banyak keuntungan, namun penggunaan ponsel yang berlebihan memberikan efek buruk bagi kulit. Itu terbukti dari penelitian. Berikut ini dampak buruk bagi kulit karena penggunaan ponsel yang berlebihan, seperti dikutip Beauty High.

1. Cell Phone Dermatitis
Seringkali muncul ruam merah di sekitar pipi setelah menggunakan ponsel. Kondisi tersebut disebut cell phone dermatitis. Ruam tersebut muncul akibat bahan kimia seperti nikel yang ditransfer lewat ponsel ke kulit.

2. Kerutan
Setelah berlama-lama memandang layar ponsel, maka akan lelah dan sedikit membengkak. Tanpa disadari ketika Anda fokus menatap layar, Anda akan mengerenyitkan dahi. Efeknya, kulit dapat mengkerut secara permanen di sekitar dahi dan mata.

3. Bintik-bintik Gelap
Waspadalah saat ponsel Anda mulai panas, sebaiknya berhenti menggunakannya. Panasnya ponsel dapat 'membakar' kulit yang mengakibatkan bintik gelap di wajah dan warna kulit tidak merata.

4. Mengganggu Tidur
Ketika waktu tidur terganggu, maka berpengaruh pada kulit. Tidak disangkali, seringkali sebelum tidur kita tergoda untuk membuka social media Path, Twitter atau Instagram. Efek buruknya adalah, ketika kamar sudah gelap dan masih menatap layar ponsel, maka mata bisa mengalami gangguan. Selain itu, otak dipaksa bekerja dan akan sulit untuknya mendapatkan relaksasi.

5. Bakteri
Smart phone saat ini umumnya layar sentuh. Selalu menyentuhnya dapat menjadi sarang bakteri. Untuk itu, rajinlah mengelap ponsel Anda dengan tisu anti-bakteri untuk menjaga kebersihan.

6. Memicu Kanker Otak
Radiasi ponsel berpengaruh terhadapa banyak hal. Dari hasil studi, ponsel dapat memicu kanker otak, terutama jika menggunakannya saat susah sinyal, radiasi semakin bekerja. Untuk itu, kontrol penggunaan ponsel demi kesehatan!

Tags : Skincare, Tips Kecantikan, Tips Skincare.

Masalah kulit terbakar sudah jadi hal biasa bagi kamu yang tinggal di Indonesia. Terletak pada iklim tropis menyebabkan Indonesia memperoleh pancaran sinar matahari maksimal. Itulah sebabnya, kenapa kita perlu lebih ekstra merawat kulit yang seringkali terpapar sinar matahari.

Banyaknya kegiatan mengharuskan kamu untuk beraktivitas di luar ruangan. Bahkan pada saat liburan ke pantai atau mendaki gunung, risiko terbakarnya kulit oleh matahari sangatlah besar.

Meskipun telah melakukan berbagai persiapan seperti menggunakan tabir surya, seringkali kita masih saja “kecolongan”. Tanpa disadari kulit sudah memerah dan pedih, yang pada akhirnya berubah menjadi gosong karena paparan sinar matahari tersebut.

Kulit yang terbakar oleh sinar matahari memang sangat menyiksa. Rasanya seperti memar dan pedih. Namun bila tidak terlalu parah, kamu bisa melakukan pengobatan sendiri kok, Ledis! Yuk, simak caranya di bawah ini!

 

1. Minumlah air putih, karena kulit yang terbakar sedang mengalami dehidrasi cukup serius.

Minum banyak air putih

Minum banyak air putih via youqueen.com

Pertolongan pertama yang harus kamu lakukan adalah minum air putih yang banyak. Aktivitas di luar ruangan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Air putih akan mengembalikan kelembaban kulit yang terbakar sinar matahari.

 

2. Pakailah handuk basah untuk mengompres kulit yang sedang meradang akibat terbakar matahari.

Kompres dengan handuk dingin

Kompres dengan handuk dingin via fashion-360.net

Kulit yang terbakar matahari pasti terasa panas dan pedih. Untuk mengatasinya, gunakan air dingin. Tapi jangan langsung disiram, karena dapat membuat luka kulit semakin parah.

Gunakan handuk basah sebagai perantara untuk mengompresnya. Lakukan perlahan-lahan, ulangi beberapa kali selama 10-15 menit dalam sehari. Perawatan ini bertujuan untuk menormalkan kembali temperatur kulit kamu.

 

3. Kulit yang terbakar kehilangan banyak kelembaban, oleh sebab itu secara teratur oleskan pelembab .

Gunakan pelembab/ body lotion

Gunakan pelembab/ body lotion via www.redbookmag.com

Kulit yang terbakar sinar matahari mengalami kerusakan yang parah sehingga menyebabkan dehidrasi dan kehilangan elastisitas. Mengoleskan pelembab pada kulit sangat membantu mengembalikan kelembaban serta mempercepat proses regenerasi kulit.

Perhatikan produk pelembab yang kamu pakai. Apakah aman atau tidak digunakan untuk merawat kulit yang rusak akibat sunburn. Perhatikan komposisinya, jangan gunakan pelembab yang mengandung petroleum dan benzocaine, karena bahan tersebut justru membuat panas pada kulit terperangkap.

 

4. Gunakan lidah buaya untuk mengobati rasa pedih pada kulit yang terbakar.

Obati dengan lidah buaya

Obati dengan lidah buaya via www.livestrong.com

Salah satu khasiat lidah buaya bagi kulit adalah untuk obat mengatasi rasa pedih akibat terbakar sinar matahari. Kompreslah luka pada kulit dengan menggunakan gel atau isi dari lidah buaya. Lidah buaya mengandung licodaine yang mampu meredakan rasa pedih yang timbul pada kulit akibat terbakar sinar matahari.

 

5. Gunakan madu yang dicampur dengan perasan jeruk lemon untuk memulihkan kembali kulit.

Madu dan lemon untuk memulihkan luka bakar

Madu dan lemon untuk memulihkan luka bakar www.findhomeremedy.com

Setelah kulitmu sudah mulai membaik dan berangsur-angsur normal, lakukan perawatan lebih lanjut agar kulit kembali pulih dengan normal seperti sebelumnya. Bila dibiarkan begitu saja, bekas sunburn akan sulit hilang dan mengganggu penampilan.

Lakukan perawatan ramuan madu yang dicampur dengan perasan jeruk lemon. Oleskan ramuan tersebut pada kulit 2 kali dalam sehari selama beberapa hari. Perawatan ini bertujuan agar kulit bisa kembali normal.

 

6. Oleskan campuran minyak zaitun dan perasan lemon pada kulit yang terbakar matahari agar kulit kembali lembab dan halus.

Minyak zaitun dan lemon menghaluskan bekas luka

Minyak zaitun dan lemon menghaluskan bekas luka via pravdanews.info

Kulitmu masih butuh pertolongan untuk mengembalikan kelembabannya. Gunakan minyak zaitun dan air perasan jeruk lemon untuk mengembalikan kelembaban pada kulit. Selain itu, minyak zaitun dicampur lemon juga berfungsi untuk menghaluskan kembali luka bekas terbakar.

Oleskan campuran minyak zaitun dan lemon pada kulit minimal dua kali sehari agar kulit bisa kembali normal dengan maksimal. Setelah pulih kembali, kamu masih bisa meneruskan ritual ini sebagai perawatan kulit.

 

7. Untuk mengembalikan warna kulit yang sempat gosong, balurlah kulit Kamu dengan menggunakan jus pepaya.

Jus pepaya mengembalikan warna kulit

Jus pepaya mengembalikan warna kulit via www.diyhealthremedy.com

Meskipun sudah pulih dan normal, warna kulit yang sempat terbakar masih terlihat gosong dari yang lainnya. Untuk mengembalikan warna kulit seperti semula, kamu bisa menggunakan jus pepaya. Balurkan jus pepaya ke kulitmu yang warnanya masih gelap akibat terbakar matahari.

 

Cukup mudahkan, ledis? perlu untuk selalu diingat apabila hendak beraktivitas outdoorselalu lindungi tubuh kamu dari sengatan matahari. Namun apabila sunburn tak bisa dihindari, lakukan saja cara-cara di atas untuk menyembuhkan kulitmu yang terbakar oleh sinar matahari. Semoga bermanfaat!

Sumber : http://www.ledisia.com/perawatan-kulit/7-cara-alami-mengatasi-kulit-yang...

Tags : Skincare, Tips Kecantikan, Kecantikan, Tips Skincare.


Tidur adalah kesampatan tubuh untuk menutrisi makanan untuk otak, tubuh dan kulit Anda. Istirahat malam yang baik, dapat mengangkat sel darah dan sel-sel otak yang telah mati.

Apakah Anda pernah mengalami kesulitaan tidur saat malam hari. Ternyata, kurang tidur berdampak negatif loh bagi kecantikan.

Seperti yang dilansir dari cosmopolitan pada Selasa 28 Juli 2015 seharusnya kita harus cukup tidur. Dan, membiarkan sel-sel beregenarasi saat kita beristirahat.

Kurang tidur sama saja dengan membiarkan kesehatan kulit menjadi terganggu. Jika tidak diatasi akan menimbulkan masalah serius pada penampilan Anda. Seperti apa sajakah bahayanya, simak penjelasannnya di bawah ini:

1. Menghilangkan nutrisi Otak, Tubuh dan Kulit
Tidur adalah kesempatan tubuh untuk menutrisi makanan untuk otak, tubuh dan kulit Anda. Istirahat malam yang baik, dapat mengangkat sel darah dan sel otak yang telah mati. Bahkan dapat membersihkan jalur untuk sinapsis baru sehingga dapat menggantikan yang lama.

Saat tidur otak akan melepaskan racun dari tubuh lebih dari 60 persen. Sehingga, tubuh akan merasa lebih segar saat bangun esok paginya. Pikiran pun jauh lebih jernih dan membuat kulit menjadi lebih bersinar.

2. Timbul masalah kulit
Selain mempengaruhi kesehatan tubuh, kurang tidur juga dapat mempengaruhi tingkat kelembaban kulit seseorang. Kesehatan kulit menjadi tidak seimbang dan menjadi kering akibat dehidrasi. Selain itu, pH dalam kulit akan berkurang dan menjadikannya kemerahan dan berjerawat.

Ketika pH menurun kulit menjadi kusam dan tampak kering akibat tingkat kelembaban yang menurun. Tidurlah selama delapan jam agar kebutuhan kulit tercukupi saat tubuh beristirahat. Bahkan akan lebih bagus saat Anda tidur 15 menit lebih awal.

3. Mata Panda
Saat anda tidak tidur dalam jumlah yang cukup, hal itu mengakibatkan pembuluh darah menjadi melebar, dan menjadi lingkaran hitam di sekitar mata.

4. Minum Sebelum Tidur
Sebaiknya hindari mengkonsumsi minuman 90 menit sebelum waktu tidur. Sehingga hal itu tidak akan mengganggu periode tidur dalam keadaan rapit eye movement (REM).

Sedangkan dalam tiduran sendiri dibagi dalam empat tahapan. Tahapan pertama dan kedua yaitu kondisi dimana Anda berada antara terjaga dan menjadi tertidur. Sedangkan tahap keempat, anda berada dalam kondisi ketika REM terjadi dan regenerasi sel terjadi. Nah, jika proses ini terganggu maka akan membuat kulit menjadi tampak pucat dan kering.

5. Hindari Gadget
Kebiasaan memainkan ponsel saat akan tidur membuat jadwal tidur menjadi terganggu. Cahaya atau radiasi yang berasal dari gadget akan membuat mata tetap terjaga.

Cahaya tersebut merangsang energi pada tubuh karena ritme sirkadian yang berada tepat di belakang bola mata berubah menjadi warna biru. Kemudian berdampak pada meningkatnya melatonin yang membuat kantuk tak kunjung datang. Hentikan kebiasaan ini, dan Anda akan terhindar dari masalah pori-pori kulit yang terus membesar.

6. Kain Seprai
Saat tidur, biasanya kulit wajah akan tertumpu pada bantal. Jika bahan seprai yang anda pakai kasar atau terbuat dari katun berkualitas rendah bisa merusak kehalusan kulit Anda.

Dalam waktu yang lama, kain yang kasar bisa memicu timbulnya keriput pada wajah. Selain itu, gesekan wajah pada sarung bantal juga dapat menyebabkan jerawat bermunculan. Bahkan beberapa ahli kecantikan menyarankan untuk memakai sarung bantal yang berbahan sutra atau silk murni.

7. Kantung Mata
Selain menghasilkan lingkaran hitam pada wajah, posisi tidur yang salah akan membuat daerah di bawah menjadi berkantung. Apalagi jika Anda tidur dalam posisi tertelungkup, karena membuat palung di bawah mata menjadi bengkak saat bangun tidur.

Untuk mengatasi hal ini, ambillah dua kantung teh celup. Rendam dan kompreskan pada wajah selama lima menit untuk mengurangi bengkak.

8. Stres
Stres dapat mengakibatkan seseorang menjadi kurang Tidur. Secara otomatis, hal itu berdampak juga pada kesehatan kulit. Kulit ibarat jendela untuk sirkulasi tubuh, jadi saat kurang tidur kulit menjadi tidak berfungsi dengan baik. Lalu kulit menjadi kering, terkelupas dan kusam.

Beberapa dokter menyarankan untuk melakukan olahraga terutama pada pukul 07.00 dan 17.00. Hal tersebut akan membantu melepaskan hormon stres sehingga tubuh menjadi lebih lelah dan rasa kantuk akan segera datang. (Ism)

Sumber : https://www.dream.co.id/lifestyle/bahaya-kurang-tidur-untuk-kecantikan-w...

Tags : Skincare, Kecantikan, Tips Skincare.

 


Courtesy ShutterStock.com

Adalah asap rokok yang ternyata menyebabkan banyak kerugian bagi wanita baik bagi kesehatan maupun kecantikan. Tak peduli Anda adalah perokok aktif atau perokok pasif, ternyata rokok memang memberikan pengaruh buruk bagi kecantikan kulit.

Berikut adalah beberapa kerusakan atau penyakit yang disebabkan saat seseorang menjadi perokok aktif maupun pasif.

Penuaan dini

Tak bisa ditolak, asap rokok dapat membuat kondisi kulit menghadapi penuaan dini. Apalagi jika dibiarkan terpapar sinar matahari langsung, maka radikal bebas akan dengan bebas bermain di seluruh tubuh dan memberikan pengaruh jeleknya.

Lihat pula gejala-gejala penuaan dini yang muncul pada kulit, entah itu kerutan di wajah maupun spot hitam akan semakin nampak bila sering terkena asap rokok.

Kanker kulit

Sudah diingatkan bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kanker. Para peneliti menunjukkan bukti, seperti dikutip dari boldsky, bahwa bagian kulit yang sering terpapar langsung oleh rokok dan asap rokok berpotensi lebih besar terkena kanker kulit.

Umumnya kanker ini juga menyerang bagian bibir atau mulut.

Kerutan di wajah

Garis kerutan di wajah juga seringkali ditemukan pada perokok berat. Entah itu di bagian mulut atau di bagian mata, garisnya semakin kentara seiring bertambahnya waktu merokok. Garis ini muncul akibat kontraksi otot wajah yang tampak karena kegiatan merokok.

Perubahan warna kulit

Bila mendadak warna kulit berubah, hal ini juga disebabkan karena kebiasaan merokok. Umumnya kulit akan berwarna kuning keabu-abuan dan sedikit pucat. Kulit juga mengalami kekeringan dan teksturnya tidak lembab.

Penipisan kulit

Merokok mempengaruhi sirkulasi darah, di mana darah akan terhambat supplynya akibat penyumbatan yang terjadi sepanjang merokok. Hal ini menyebabkan seluruh bagian tubuh dan kulit tidak mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga perlahan kulit akan semakin menipis.

Menyebabkan jerawat dan komedo

Asap rokok dapat menyebabkan jerawat dan komedo. Menghambat pori-pori, kotoran dan debu tinggal di dalamnya dan kulit sulit bernafas. Kulit juga kehilangan kelembaban akibat sering terpapar asap rokok.

Sumber : https://www.vemale.com/cantik/22560-inilah-yang-terjadi-pada-kulit-bila-...

Tags ; Skincare, Tips Kecantikan, Tips Skincare.

 


Selain jerawat, bruntusan di wajah juga dapat mengganggu penampilan. Tapi kamu tak perlu khawatir ladies, kini kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan masker alami ini. Daripada penasaran, ini dia 5 rekomendasi masker alami agar wajahmu mulus tanpa bruntusan.

Masker Oatmeal

Oatmeal ini ternyata tidak hanya sebagai menu sarapan berserat tinggi, ternyata oatmeal juga dapat digunakan sebagai masker alami untuk menghilangkan jerawat bruntusan. Manfaat oatmeal otameal sendiri untuk kecantikan adalah mengandung antioksidan untuk mencegah iritasi, melembutkan dan mendinginkan kulit wajah.

Sedangkan sifat anti inflamasinya dapat menyembuhkan segala bentuk peradangan akibat jerawat bruntusan, alergi, cacar air, eksim, kulit terbakar atau paparan zat kimia. Oleh karena itu, oatmeal juga bagus digunakan untuk kulit wajah sensitif sekalipun.
 


    Cara membuat masker oatmeal:

    1. Siapkan oatmeal secukupnya, kemudian giling atau blender.
    2. Campurkan oatmeal dengan air hangat hingga teksturnya seperti bubur.
    3. Aplikasikan campuran oatmeal tersebut pada kulit wajah, terutama area wajah yang bruntusan.
    4. Diamkan 20-30 menit, lalu bilas dengan air bersih

    Selain cara di atas, kamu juga bisa membuat masker campuran oatmeal, susu dan madu. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Siapkan 1/2 cangkir oatmeal
    2. Campurkan dengan 1/4 susu bubuk dan 2 sendok teh madu.
    3. Aduk hingga rata.
    4. Tuang campuran tadi pada kain yang bersih, ikat kain tersebut, lalu tempatkan ke sebuah wadah berisi air hangat.
    5. Cuci wajah atau rendamkan wajah ke dalam air tersebut sambil dipijat-pijat kurang lebih 15 menit.
    6. Keringkan dengan cara menepuk-nepuknya dengan tangan atau handuk yang lembut dan bersih.

    Lakukan semua perawatan tersebut setiap hari sampai kulit tidak bruntusan lagi.

     

    Lemon dan Lidah Buaya

    Masker alami untuk wajah bruntusan berikutnya adalah lemon dan lidah buaya. Lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, bersifat antiseptik dan sebagai anti peradangan sehingga dapat mengatasi infeksi akibat jerawat.

    Sedangkan lidah buaya mengandung gel dengan kandungan vitamin E yang tinggi dapat mengatasi masalah mengatasi iritasi, menstabilkan kulit dan menghilangkan rasa gatal.
     


    Cara membuat masker lemon dan lidah buaya adalah sebagai berikut:

    1. Siapkan 1 buah lemon dan lidah buaya.
    2. Peras lemon dam sisihkan airnya.
    3. Potong daun lidah buaya dan ambil gel di dalamnya (bisa dikerok menggunakan sendok).
    4. Campurkan air lemon dengan gel lidah buaya, aduk sampai rata.
    5. Aplikasikan campuran tersebut pada kulit wajah, terutama area yang bruntusan.
    6. Diamkan hingga mengering, kemudian bilaslah dengan air hingga bersih.

     

     

    Masker Putih Telur

    Putih telur memang sering dimanfaatkan untuk masker berbagai masalah kulit, salah satunya untuk bruntusan. Masker alami putih telur ini memiliki kandungan nutrisi yang efektif menyehatkan kulit. Kandungan asam amino dan protein di dalamnya dapat membantu menghilangkan jerawat.
     


      Cara membuat masker putih telur juga mudah saja, Beautynesian. 

      1. Siapkan 1-2 telur, ambil putihnya saja.
      2. Kocok dan tambahkan tepung jagung secukupnya.
      3. Aduk hingga campuran berbentuk pasta.
      4. Aplikasikan campuran tersebut pada wajah, terutama area yang bruntusan.
      5. Diamkan selama kurang lebih 30 menit kemudian bilas dengan air sampai bersih.

      Masker Pepaya

      Selain bisa dikonsumsi, buah pepaya ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai masker alami untuk bruntusan. Kandungan pepaya berupa papain dipercaya dapat meregenerasi kulit, sebagai anti peradangan untuk menyembuhkan jerawat dan mencerahkan.

      Selain itu terdapat juga alpha hydroxl acids (AHA) yang dapat mengekfoliasi sekaligus mengangkat sel kulit mati, vitamin C untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastisitas kulit serta vitamin A untuk memudarkan bekas jerawat dan noda hitam serta melembutkan kulit.
       


      Cara membuat masker pepaya adalah sebagai berikut:

      1. Blender buah pepaya yang sudah dibersihkan secukupnya.
      2. Aplikasikan pepaya yang sudah dihaluskan tadi pada wajah.
      3. Diamkan kurang lebih 10-15 menit kemudian bilas dengan air sampai bersih.

      Kamu bisa memakai masker pepaya ini setiap hari hingga hasilnya mulai tampak. 

       

       

      Masker Mangga

      Bruntusan yang pada dasarnya adalah jerawat ini juga bisa diatasi dengan masker alami alami dari mangga lho! Mangga mengandung alpha hydroxl acids (AHA) untuk meremajakan kulit, vitamin A untuk antioksidan, beta karoten untuk mengatasi jerawat, vitamin C dan vitamin E untuk mencerahkan dan melembapkan kulit.
       


         
        Cara membuat masker mangga adalah:

        1. Haluskan daging buah mangga dengan diblender.
        2. Aplikasikan mangga yang sudah dihaluskan tadi pada wajah yang bruntusan.
        3. Diamkan kurang lebih 10-15 menit kemudian bilas dengan air sampai bersih.

        Sumber : http://beautynesia.id/13363

        Tags : Skincare, Tips Skincare, Tips Kecantikan.

         


        cara mencegah keriput di leher

        Salah satu tanda penuaan yang paling mudah dikenali adalah mulai munculnya kerutan di bagian wajah, leher, tangan dan bagian tubuh lainnya. Kerutan ini muncul ketika kulit kehilangan tingkat elastisitas atau kelenturannya.

        Pemicunya bisa karena faktor usia, radikal bebas, pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat, penggunaan kosmetik yang tidak sesuai serta masih banyak lainnya.

        Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, kita bisa menempuh berbagai langkah yang telah disarankan oleh pakar kulit seperti meninggalkan semua jenis kosmetik berlebih, membatasi asupan kalori, gula dan lemak, menghentikan kebiasaan merokok dan memulai menjalankan gaya hidup sehat, berolahraga dan lain-lain.

        Kerutan juga bisa dipicu oleh kendurnya otot dan biasanya hal ini lebih sering terjadi di bagian leher. Bila penyebabnya kekuatan otot yang hilang maka kita perlu melakukan beberapa latihan kecik untuk melatih otot-otot yang kendur tersebut.

        Tujuannya tentu saja untuk mengembalikan kekencangan kulit di bagian leher dan sekitarnya. Lalu latihan seperti apa yang harus kita jalankan? Silahkan baca penjelasan selengkapnya di bawah ini.

        Berikut adalah beberpa tips dan cara mencegah keriput di leher seperti dikutip dari beberapa sumber dan pakar ternama.

        1. Ucapkan huruf O

        Seperti dilansir oleh Anti Aging Skin Care Guide bahwa salah satu latihan kecil yang dapat mengencangkan otot di bagian leher adalah dengan membuka mulut selebar mungkin lalu ucapkan huruf O.

        Tahan posisi ini selama beberapa detik dan pastikan seluruh otot leher menegang. Ulangi langkah ini sebanyak 20 kali setiap harinya.

        2. Ucapkan huruf A dan U

        Meskipun terdengar mudah namun bila tidak dilakukan dengan benar maka hasilnya akan sia-sia saja. Mulailah menghadap cermin lalu buka mulut lebar-lebar dan ucapkan huruf A.

        Saat mengucapkannya bibir kita tidak boleh menyentuh bagian gigi sama sekali, tahan posisi ini selama beberapa detik lalu kembalikan ke posisi semula.

        Ulangi langkah tersebut sebanyak kita bisa dan lakukan secara teratur. Selain mengucapkan huruf A, ucapkan pula huruf U. Untuk tata caranya sama dengan pengucapan huruf A.

        3. Teknik chin lift

        Teknik ini tidak kalah mudah dengan berbagai metode yang telah disebutkan di atas. Ambil posisi berdiri atau duduk lalu miringkan sedikit kepala ke samping hingga kita bisa melihat dinding bagian atas.

        Setelah itu letakkan tangan kita tepat di bagian bawah leher dan buka mulut sampai otot leher menegang. Tahan posisi ini selama beberapa saat lalu kembalikan ke posisi awal. Ulangi latihan kecil tersebut sebanyak kita bisa dan jalankan setiap hari secara teratur.

        4. Memutar kepala

        Di antara semua metode di atas mungkin inilah yang paling mudah dilakukan. Kita hanya harus menolehkan kepala ke bagian samping lalu pegang selama 20 detik lalu kembalikan ke posisi semula.

        Ulangi langkah di atas selama beberapa kali putaran, jangan lupa untuk menggunakan dua sisi yakni sisi kiri dan samping.

        Sumber : http://www.sukawera.com/cara-mencegah-keriput-di-leher/

        Tags : Skincare, Tips Kecantikan.


        Sekalipun sudah berkali-kali dikampanyekan, bahwa cantik itu tidak ditentukan oleh kulit putih, masih banyak wanita yang mengejar memiliki kulit putih secara instant. Sayangnya, kurangnya pengetahuan akan informasi produk seringkali menjerumuskan mereka dan justru membahayakan nyawa.

        Belakangan ini banyak diberitakan efek samping berbahaya yang dialami oleh wanita, mulai dari kerusakan kulit, kerusakan syaraf, penyakit ginjal hingga kanker.

        Menurut Husniah Rubiana Thamrin Akib, dari BPOM, "merkuri sangat berbahaya karena termasuk logam berat. Sekecil apapun jumlah merkuri yang masuk ke dalam tubuh, maka akan menjadi racun." Apabila dioleskan dan diserap kulit, ia akan masuk ke dalam peredaran darah. Efek samping yang dialami dan langsung bisa ditangkap mata adalah perubahan warna kulit yang memerah, bintik hitam, iritasi, bahkan kerusakan permanen susunan kulit, syaraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin. Efek jangka panjang dari merkuri adalah rusaknya ginjal dan menyebabkan kanker.

        Beruntunglah masih ada orang yang peduli akan kehadiran krim-krim pemutih berbahaya. Menyatukan dukungan melalui sebuah akun Facebook, kami bertemu mereka melalui fanspage MisteriKrimSyahrini. Di sana kami menemukan banyak informasi baru mengenai aneka krim pemutih dan krim berbahaya lainnya.

        Salah satu informasi diposting oleh Humairah Kosmetik yang berisi ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri. Penting untuk dibaca, berikut kami kutip untuk Anda.

        Selain dengan pemeriksaan laboratorium, untuk mengetahui kadar merkuri di dalam suatu krim sebenarnya bisa diamati dengan mata. Inilah ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri.:

        1. Krim Pada umumnya lengket.
        2. Sebagian lagi ada yang mencampurkan merkuri dengan bedak dingin (bedak jerawat), agar tampak lebih encer.
        3. Krim pada umumnya tidak HOMOGEN (tidak menyatu & kasar), bila didiamkan minyak akan terpisah dengan bagian padat.
        4. Bau logam merkuri tercium atau sebagian menggunakan parfum menyengat untuk menghilangkan bau logam merkuri tersebut.
        5. Warna umumnya sangat mencolok, karena tidak menggunakan bahan pewarna untuk kosmetik, umumnya menggunakan bahan pewarna tekstil (cap kupu-kupu) warna kuning dan warna krim putihnya pearly (mengkilat seperti mutiara)
        6. Bila diusapkan pada kulit lengan terasa panas dan gatal.
        7. Pada pemakaian awal menyebabkan Iritasi pada kulit dan kemerahan bila terkena sinar matahari.
        8. Kulit dapat berubah putih dalam waktu singkat (kurang 2 Minggu, tergantung kadar kandungan merkuri, makin tinggi makin lebih cepat memberikan warna putih)
        9. Tidak timbul jerawat sama sekali, hal ini disebabkan lapisan kulit epidermis kita telah rusak, kulit sudah tidak mengandung protein & melanin yang berfungsi untuk melindungi radiasi paparan matahari juga sudah tidak berfungsi, sehingga jasad renik ataupun kuman tidak akan menyukai kulit yang telah tercemar merkuri termasuk nyamuk sekalipun.
        10. Jerawat dalam keadaan normal adalah berfungsi sebagai indikator tingkat kandungan protein di dalam kulit, hal ini juga untuk mengontrol perawatan kulit wajah, bila Anda lupa untuk melakukan kebersihan wajah, umumnya jerawat akan timbul, pada merkuri hal ini tidak terjadi lagi, karena struktur protein kulitnya telah berubah & menjadi rusak.
        11. Pori-pori tampak mengecil & halus, ini sebenarnya disebabkan lapisan kulit terluar wajah kita telah tipis & tergerus oleh logam merkuri, tampak sepintas terlihat mengecil & halus. Untuk mengujinya Anda bisa merasakan dengan mencobanya pada sinar matahari, kulit terasa terbakar, gatal disertai kemerahan, hal ini dikarenakan kulit wajah sudah tidak mendapat perlindungan dari melanin yang berfungsi melindungi wajah kita dari radiasi matahari. Pada produk yang benar, pemakaian siang hari selalu menggunakan pelindung SPF sehingga pada siang hari Anda tidak akan merasakan rasa iritasi seperti terakar disertai rasa gatal.
        12. Bila Anda telah tercemar Merkuri dan pemakaian dihentikan akan timbul jerawat kecil-kecil disertai rasa gatal. kemudian akan timbul bintik-bintik hitam di bawah kulit sebagian ataupun merata di wajah
        13. Warna putih pada kulit wajah lama-kelamaan akan berubah menjadi abu-abu lalu selanjutnya kehitaman
        14. untuk lebih lanjutnya dapat menyebabkan kanker kulit, kerusakan jaringan tubuh & menyebabkan kematian.
        15. Dapat menghambat pertumbuhan, menyebabkan cacat & kematian pada JANIN.

        Krim merkuri juga dapat diidentifikasi dari gejala keracunan metabolisme tubuh, dengan gejala sbb :

        1. Pusing,

        2. Di orientasi ruang,

        3. Mual-mual,

        4. Tremor (gemetar),

        5. Susah Tidur,

        6. Gangguan Penglihatan,

        7. Gangguan Emosi,

        8. Depresi.

        9. Serta Lupa (pikun)

        Bagikan informasi ini dengan teman-teman dan keluarga Anda. Lebih baik memilih cara cantik alami dan aman, bukan instant yang justru bisa mengancam nyawa Anda. Senangnya berbagi.

        Sumber : https://www.vemale.com/cantik/20195-inilah-ciri-ciri-kosmetik-yang-menga...

        Tags : Skincare, Tips Skinacre, Tips Kecantikan.